Tampilkan postingan dengan label memukul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label memukul. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

Menguji Kekuatan Bayi Wanita ini Memukul mukul Perutnya Dengan Palu


Entah iseng atau ingin membuat sensasi, Heather Thorpe yang tengah hamil tua sengaja memukulkan palu ke perut besarnya dengan alasan yang cukup konyol yaitu ingin menguji seberapa kuat bayi di dalam kandungannya.

Wanita berusia 24 tahun itu sengaja membuat video yang direkam oleh mantan kekasihnya, Sean Hanlon (26) ketika usia kandungannya delapan bulan. Sean merilis video tersebut karena kesal pada Heather.

Dilansir news.com.au, Senin (25/11/2013), lepada media lokal, Heather mengatakan putranya yang bernama Jonathan adalah superkid yang sudah bisa bicara, berjalan, dan membaca di usia satu tahun. Namun, petugas menolak untuk menghukum Heather. Sebab, apa yang dilakukan Heather bukanlah pelanggaran.

"Kekuatan bayi itu seperti bukan sesuatu yang penting. Heather hanya ingin memfilmkan ini. Dia kemudian mengambil palu baja ke kotak perkakas dan memukul sisi perutnya dua kali. Tampaknya ia tidak peduli bahaya yang bisa ditimbulkan pada bayi itu," tutur Sean.

Ia menambahkan, Heather juga sempat menekan-nekan perutnya karena ingin bayinya segera keluar. "Aku benar-benar terkejut tapi Heather tampaknya tidak peduli," ujar Sean.

Pria yang bekerja sebagai petugas keamanan di Lea Village, Birmingham ini sempat bertanya pada kekasihnya apa sebenarnya yang ingin dilakukan Heather, tapi Heather justru menyuruhnya diam dan tidak bereaksi berlebihan.

Beberapa saat setelah melahirkan, Heather justru melaporkan Sean dengan tuduhan melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Namun, ketika bulan Desember lalu polisi meminta keterangan Sean, ia berhasil meyakinkan polisi bahwa video itu murni direkam atas keinginan Heather.

"Aku tidak percaya Heather bisa melakukan itu. Bahkan, ia dan keluarganya mengklaim bahwa bayi Heather yang diberi nama Jonathan adalah putraku, padahal kenyataannya tidak," papar Sean.

Menurut pekerja sosial setempat, dalam videonya, pada skalai 1 sampai 10, pukulan yang dilakukan Heather di perutnya mencapai skala lima sampai enam yang berarti wanita itu cukup keras memukul perutnya.

source
ReadFull Article ..

Kamis, 19 Desember 2013

Lawak Pemuda Memukul Nenek Dalam Keretapi










Ceritanya ada seorang pemuda yang dibicarakan di mahkamah dengan tuduhan yang menjadi isu hangat: Memukul warga emas di dalam keretapi

Hakim berkata kepada pemuda tersebut,

“Sekarang cuba anda ceritakan apa saja yang sebenarnya terjadi secara lengkap dan detail. Anda sangat kejam , berani memukul seorang nenek!”
Pemuda itu pun bercerita. “Begini Tuan Hakim, tiga hari yang lalu saya naik keretapi dari JB ke KL dari Stesyen Johor Bahru. Saya duduk berhadapan dengan seorang nenek tua. Keretapi kemudiannya bertolak dan beberapa minit kemudian sampai di stesyen Kulai. Di stesyen Kulai ini keretapi berhenti untuk pemeriksaan tiket.. konduktor pun datang ke gerabak tempat saya berada, dan tak lama kemudian menanyakan tiket saya. Saya terus tunjukkan pada dia.”

Kemudian giliran dia meminta tiket nenek di hadapan saya. Dia mengeluarkan handbag dari begnya, dari dalam handbag itu dia mengeluarkan dompet besar, dan dari dompet besar itu dia mengeluarkan dompet kecil. Dari dompet kecil itu dia mengeluarkan bungkusan, terus dia buka bungkusan itu dan masih ada bungkusan yang lebih kecil .Bungkusan kecil itu dia buka, dan di dalamnya ada kotak mancis.

Rupanya dia menyimpan tiketnya di kotak mancis itu.” ”Setelah diperiksa konduktor, dia menaruh tiketnya lagi ke kotak mancis itu, lalu kotak mancis dibungkus lagi pakai bungkus kecil itu, lalu bungkus besar, lalu diletakkan dalam dompet kecil, lalu dalam dompet besar, lalu dompet besar itu dimasukkan kembali ke dalam handbag, lalu handbag-nya dimasukkan lagi ke begnya…”

Kita pun meneruskan perjalanan. Perhentian berikutnya di stesyen Kluang. Di sana juga sama, ada pemeriksaan tiket oleh konduktor. Saya dengan cepat diperiksa tiketnya, sementara nenek itu mengeluarkan handbag dari begnya, kemudian dari dalam handbag itu dia mengeluarkan dompet besar, dan dari dompet besar itu dia mengeluarkan dompet kecil. Lalu berturut-turut keluar bungkusan besar, lalu bungkusan kecil yang di dalamnya masih ada kotak mancis. Tiket dia keluarkan dari kotak mancis, diperiksa konduktor, lalu masuk lagi kotak mancis, bungkusan kecil, bungkusan besar, lalu dompet kecil, dompet besar, handbag, dan akhirnya masuk beg lagi…”

Keretapi terus berjalan, dan kita sampai di stesyen Segamat. Lagi-lagi ada pemeriksaan tiket. Tiket saya cepat diperiksa, sementara nenek itu mengeluarkan handbag dari beg, lalu dompet besar, lalu dompet kecil, lalu dari dalam dompet kecil dia mengeluarkan…..

Belum sempat si pemuda selesai, hakim membentaknya. “Hei kamu!! jangan main-main ya!! Kamu ini cerita atau menipu yang bukan-bukan??? Ini mahkamah tahu!!!

Pemuda itu terus menjawab,

“Hah tengok…!

Tuan Hakim baru mendengar cerita yang cuma segini saja sudah marah. Sekarang cuba bayangkan saya yang menyaksikan sendiri perkara itu sepanjang perjalanan dari JB ke Kuala Lumpur!!!


-sumber-
ReadFull Article ..